Kamis, 13 Oktober 2016, kita kembali menerima tamu dari Kopertis Wilayah VII Jawa Timur, setelah kunjungan Tim Wasdalbin pada Rabu pekan yang lalu. Kali ini tamu kita adalah Bapak Koordinator Kopertis Wilayah VII, yaitu Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA. Beliau mengadakan kunjungan kerja ini dalam rangka Pembinaan Dosen di lingkungan perguruan tinggi swasta se-Jawa Timur.

Sebuah kesempatan langka menerima kunjungan Beliau, yang belum pernah dilakukan oleh Koordinator Kopertis Wilayah VII sebelum-sebelumnya atau dalam kurun waktu 15 tahun terakhir. Oleh karena itu, segenap Dosen danTenaga Pengajar STT STIKMA Internasional dihadirkan guna menerima pembinaan langsung dari Koordinator Kopertis. Kunjungan dan pembinaan yang diagendakan mulai pukul 13.00 tersebut, berjalan sesuai jadwal dan diakhiri pada pukul 15.00 WIB. Pembinaan yang dihadiri oleh 23 dosen STT STIKMA Internasional tersebut, berlangsung di Aula Graha Citraloka.

Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Ir. Suprapto, DEA menyampaikan tentang esensi peran dosen dan kepentingan pengembangan karir dosen. Peran dosen dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi-nya menjadi tolak ukur kinerja dosen sekaligus sebagai mediasi guna mengantarkan para dosen tumbuh dan berkembang pada karir dosennya. Meskipun kenyataannya dua (2) unsur  Tri Dharma PT, yaitu Penelitian dan Pengabdian Masyarakat sering diabaikan oleh dosen dan hal ini banyak terjadi di banyak perguruan tinggi. Padahal untuk melakukan dua unsure yang terakhir ini senantiasa dibuka kesempatan dan peluang dengan fasilitas dana dari Dikti.

Diperlukan inovasi dan kreativitas menulis serta semangat meneliti bagi para dosen, jika tidak mau masuk dalam kategori “tergusur” dengan sendirinya. Karena sistem dan regulasi nasional sudah mengatur dan mengarahkan pengembangan dosen dalam bingkai mensukseskan program “hilirisasi”. Program yang menggali potensi keilmuan dosen melalui program penelitian dan pengabdian masyarakat yang mengarah pada nilai-nilai pemanfaatan bagi lingkungan sekitar, mikro maupun makro.

“Kalau saat ini dosen STT STIKMA Internasional belum ada yang menjadi “Guru Besar”, hitungan saya 10 tahun lagi, insyaallah saya siap hadir lagi disini,” seloroh Bapak Koordinator. (R)

wasdalbin1 wasdalbin2 wasdalbin3 wasdalbin4 wasdalbin5 wasdalbin6