News – STIKMA

DAUROH MARHALAH ULA CHAPTER PTH

DAUROH MARHALAH ULA CHAPTER PTH

Dalam rangka melahirkan kader dakwah  yang  unggul dan berkarakter STT STIKMA Internasional  menggelar pengkaderan melalui diklat dasar atau Daurah Marhalah ‘Ula bertempat di Aula STT STIKMA Internasional, Sabtu, 16 Februari 2019.

STT STIKMA Internasional sebagai salah satu dari PTH (Perguruan Tinggi
Hidayatullah) berupaya membekali para mahasiswa yang berstatus sebagai santri dan santriwati Hidayatullah untuk memotivasi kadernya agar siap terjun berdakwah di masyarakat.

Dalam acara tersebut hadir sebagai pemateri Ust. Drs. Sholeh Usman, Lc sebagai kepala Departemen Perkaderan Pusat. Selama kegiatan berlangsung, para peserta yang berjumlah kurang lebih 100 orang mengikuti seluruh rangkaian acara yang diisi dengan berbagai materi ini.

Stikma Motivation bersama dr. Gamal Albinsaid M.Biomed

Stikma Motivation bersama dr. Gamal Albinsaid M.Biomed

Nama dr. Gamal Albinsaid M.Biomed adalah nama yang tidak asing lagi di dunia kedokteran. Dokter muda kelahiran 8 September 1989 itu sudah menorehkan deretan prestasi yang membanggakan anak bangsa. Karyanya berupa klinik asuransi premi sampah membawa Gamal sampai ke Inggris. Program yang dijalankan merupakan salah satu program milik Indonesia Medika. Anak dari pasangan Eliza Abdat dan Saleh Arofan Albinsaid ini menjabat sebagai CEO dan pendiri Indonesia Medika.

STT STIKMA Internasional melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) berhasil menghadirkan dokter muda tersebut dalam ajang Seminar Nasional Stikma Open Motivation, dengan tema “Eksistensi pemuda dalam membangun peradaban dunia”. Bertempat di STT Stikma internasional kota Malang, pada ahad 10 Februari 2019.

Kegiatan ini dihadiri puluhan peserta baik dari dalam maupun luar kampus STT STIKMA Internasional. Melalui kegiatan ini panitia berharap agar menjadi motivasi pemuda khususnya mahasiswa untuk berinovasi dan membangun bangsa lebih baik dengan peradapan yang positif, mengingat saat ini banyak pemuda yang keluar arus mengikuti gaya hidup hedonis.

Antusiasme peserta terlihat ketika dokter muda yang mendunia ini memaparkan materinya, Gamal banyak membagi pengalaman-pengalman dalam berkarya. Selain itu motivasi-motivasi yang membangun juga disisipkan di sela-sela kegiatan. Seperti bagaimana cara mengenali passion, dokter muda yang bergelut di bisnis starup itu mengatakan “Jangan korbankan passionmu hanya karena recehan rupiah. Follow your passion, money will follow you, ikuti passionmu, maka finansial akan mengikutimu. Hanya masalah waktu. Jangan hanya dapatkan uang, tapi dapatkan juga kebahagiaan lewat pekerjaanmu. Turn your passion into profit, ubah passionmu menjadi sesuatu yang menghasilkan”.

Antusiame Guru, Dosen dan Mahasiswa dalam “Workshop Menulis”

Antusiame Guru, Dosen dan Mahasiswa dalam “Workshop Menulis”

Worshop menulis yang di gelar STT STIKMA Internasional dengan tema “Writing skills for Personal and Personal and Professional Growth” mendapat sambutan yang cukup hangat dari guru-guru SMA dan SMK Kota Malang serta mahasiswa dan dosen STIKMA dan juga kampus lain.

Acara yang diselenggarakan pada Sabtu, 08 Desember 2018 di ruang aula STT STIKMA Internasional menghadirkan bapak Wijiono, SE,Ak penulis buku “Neraca Amal” pada sesi pertama. Dalam kesempatan itu penulis memberikan tips dan trik serta kiat-kiat dalam menulis, serta menceritakan bagaimana perjalanan penulis sampai bisa menghasilkan karya-karyanya.
Peserta sangat antusias dalam menyimak, terbukti banyak pertanyaan yang diajukan pada tanya jawab sesi pertama.

Setelah jeda ishoma acara dilanjutkan sesi kedua menghadirkan Direktur Radar Malang Bpk. Kurniawan Muhammad. Pada sesi ini beliau mengupas habis bagaimana menulis karya ilmiah popular di media massa. Untuk menggugah para peserta dipaparkan alasan- alasan kenapa perlu untuk menulis di media massa. Ditambah dengan hal-hal yang harus dilakukan untuk memancing ide dalam menulis seperti membaca, berinteraksi,
berdebat atau berdiskusi dll.

Tak kalah penting dari teknik menangkap ide, dipaparkan juga Kaidah Jurnalistik untuk menulis di media massa. Dilengkapi juga dengan contoh-contoh artikel dan tips dan trik agar tulisan yang dibuat layak dimuat. Wajah para peserta semakin berbinar ketika diberikan kesempatan untuk konsultasi langsung baik melalui diskusi maupun lewat email. Sesi tanya jawab pun tidak dilewatkan begitu saja, termasuk curhat dari salah satu peserta yang menyatakan sering mengirim ke media massa tapi tidak pernah termuat.

Di akhir acara pemateri menyampaikan bahwa menulis itu hanya butuh dua hal yaitu kemauan yang keras (paksaan) dan pembiasaan (habit). Selamat berkarya.

STIKMA OPEN

STIKMA OPEN

Dalam rangka membangkitkan solidaritas, sportifitas dan menyatukan argument mahasiswa antar angkatan Sabtu, 10 November 2018 STT STIKMA Internasional mengadakan kompetisi bertajuk “STIKMA OPEN”. Acara ini diselenggarakan di Lapangan serbaguna STT STIKMA Internasioanal yang beralamat di jalan Simpang Sulfat No. 20 Malang.

Kompetisi  diikuti oleh 5 (lima) tim yaitu mahasiswa angkatan 2015, 2016 dan 2017. Adapun cabang yang dipertandingkan adalah Tenis Meja Putra, Essay, Futsal, Scrable, dan Memanah. Peserta yang terdiri dari mahasiswa angkatan 2015 sampai angkatan 2017 ini sangat antusias dan semangat dalam mengikuti kompetisi.

Untuk kompetisi Futsal angkatan 2015 menjadi pemenang pertama, pemenang kedua diraih oleh angkatan 2017. Sedangkan untuk kompetisi tenis meja angkatan 2017 menjadi pemenang pertama tidak mau kalah dengan angkatan 2015 yang menjadi pemenang kedua.

Selain dua kompetisi tersebut ada kompetisi memanah yang diikuti khusus oleh mahasiswi putri, cabang kompetisi ini tergolong kompetisi baru yang belum pernah diselenggarakan di tahun- tahun sebelumnya, tetapi mendapat respon yang cukup bagus. Terbukti angkatan 2016 berhasil
menjadi pemenang pertama dan angkatan 2015 sebagai pemenang kedua.

Lagi-lagi angkatan 2016 kembali menjadi pemenang di cabang kompetisi Scrable, hanya saja untuk cabang kompetisi essay angkatan 2015 menjadi pemenangnya dan mengokokohkan diri sebagai Juara Umum.

Dari ajang STIKMA OPEN diharapkan bukan semata-mata mencari kepuasan berupa kemenangan. Tetapi juga bersilaturahmi, berolahraga, dan persatuan seluruh mahasiswa STT STIKMA Internasional. Bravo…

CERITA FADHLY (Mahasiswa STIKMA) DALAM IAK 2018

CERITA FADHLY (Mahasiswa STIKMA) DALAM IAK 2018

Indonesia Android Kejar (IAK) adalah acara yang di inisiasi oleh Google Developer semenjak tahun 2016 yang ditujukan untuk pembelajaran Andorid dari dasar. Saat pertama kali dibuka saya langsung antusias mengikuti program tersebut, tidak hanya saya namun saya juga mengajak teman lainnya untuk mengikuti program ini, pada saat itu program belum merembet ke Kota Malang, sehingga kami harus melakukan perjalanan pulang pergi ke Kota Surabaya selama satu bulan.

Pada batch kedua IAK kembali membuka kelasnya. Saat itulah saya mulai ditawari menjadi Fasilitator dan kemudian saya menerima tawaran tersebut hingga batch yang ke tiga pada tahun 2017. Hingga pada akhirnya pada bulan Maret 2018, tiap penanggung jawab di kota yang terdaftar dalam program ini di arahkan untuk memilih 10 fasilitator yang aktif untuk mengikuti acara “Fasilitator Summit 2018” di Menara By Kibar, Cikini, Jakarata Pusat mulai tanggal 23-24 Maret, dan alhamdulillah saya terpilih untuk berangkat bersama 5 teman lainnya.

Pada acara IAK Summit ini sangat banyak ilmu dan keuntungan yang saya dapatkan, saya sangat senang bisa kembali bertemu bersama para Google Developer Expert dari indonesia setelah kami bertemu sebelumnya di bali pada acara Indonesia Summit 2018 lalu, disisi lain saya bertemu dangan 99 fasilitator hebat lainnya dari berbagai kota di Indonesia. Bersama 99 fasilitator laiinya kami saling bertukar cerita dalam mengadakan kelas pada kota masing-masing tidak sedikit cerita yang menggugah semangat saya siap kembali ke kampus STIKMA untuk mengimplementasikan pengalaman tersebut.

Selama dua hari di tempat acara, kami membahas banyak topik seperti Community Development, Desing Sprint, Teaching Skill dan masih banyak lainnya. pada acara inilah juga bapak Yansen Kamto selaku bapak Startup Indonesia memaparkan banyak hal tentang program-program yang telah ia jalankan sebelum ada IAK ini, dan beliau juga menjelaskan program-program google yang akan datang yang katanya akan diumumkan pada bulan Mei mendatang. Dari semua acara yang kami lewati sangatlah berkesan, dan kami harapkan acara ini akan terus diadakan di kota kami (Malang) terutama di kampus tercinta STT STIKMA Internasional ini.

Kami yakin dengan Motto kampus kami yakni “Be Brave to Dream, and Make it Hapen”, mungkin hari ini kami masih bermimpi, namun saya rasa teman-teman di Stikma sudah mulai terbangun dan siap untuk mencapai mimpi-mimpinya.

Developer GoogleDeveloper Google 1

DEVELOPERS STUDENT CLUB STT STIKMA Internasional

DEVELOPERS STUDENT CLUB STT STIKMA Internasional

Kemarin tepatnya tanggal 27 Maret 2018 teman-teman Developers Student Club (DSC) telah mengadakan acara yang bertujuan membina teman-teman kampus untuk lebih mencintai teknologi. Apalagi teknologi sekarang sangatlah memanjakan pengguna, apa jadinya apabila kita semua mengambil jurusan TI akan tetapi belum bisa menghadapi zaman yang semua berkaitan dengan teknologi?

Nahh….., teman-teman DSC mengadakan sebuah seminar yang diadakan di ngalup.com yang bertujuan membangun kembali wawasan teman-teman STIKMA yang tercinta ini. Adapun tema yang diangkat adalah “TECH TALK”, dari tema ini munculah 4 materi yang akan menjadi pembahasan inti yakni

  • Material Design
  • Google Hangout
  • Google Classroom
  • Google Summer of Code

Dari pembahasan tersebut peserta bisa banyak menuai wawasan baru mengenai hal sederhana namun mempunya sejuta makna.  Dari acara ini ternyata banyak sekali mahasiswa yang antusias, hanya saja karena keterbatasan ruangan jadi kami dari teman-teman DSC membatasinya hanya 22 orang. Kedepannya teman-teman DSC akan lebih memaksimalkan lagi dari apa yang dibahas dengan pesera sebanyak-banyaknya.

Adapun kesimpulan dari semua materi yakni:

  • Material Design, Memperluas pada motif “kartu” yang pertama kali terlihat pada Google Now, adalah desain dengan peningkatan penggunaan layout berbasis grid, animasi dan transisi responsif, padding, dan efek kedalaman seperti pencahayaan dan bayangan.
  • Google Hangout, sebuah platform komunikasi yang dikembangkan olehGoogle yang termasuk perpesanan instan, percakapan video, SMS dan fitur VOIP.
  • Google Classroom, suatu serambi pembelajaran campuran yang diperuntukkan terhadap setiap ruang lingkup pendidikan yang dimaksudkan untuk menemukan jalan keluar atas kesulitan dalam membuat, membagikan dan menggolong-golongkan setiap penugasan tanpa kertas.
  • GsoC, program internasional tahunan, yang pertama kali digelar dari Mei hingga Agustus 2005,dimana Google menghadiahkan tunjangan (US$5, 500, hingga 2015) untuk semua mahasiswa yang berhasil menyelesaikan permintaan proyek coding perangkat lunak bebas dan sumber terbuka selama musim panas. Program ini terbuka untuk mahasiswa berusia 18 tahun atau lebih.

Itulah sedikit laporan kami mengenai pertemuan pertama seminar yang diadakan oleh DSC yang inn syaa Allah kami akan membuat acara rutin perbulannya 1-2 kali dalam sebulan. Wassalamualaikum Wr. Wb. (Pen-Tim_DSC)

IMG_7309 IMG_7280 IMG_7279

Mahasiswa STIKMA mewakili Google Developer Student Clubs di Bali

Mahasiswa STIKMA mewakili Google Developer Student Clubs di Bali

Google Developer Student Clubs (DSC) adalah sebuah program yang diinisiasi oleh Google Developers untuk mencari pemimpin pada setiap perguruan tinggi dalam rangka mewujudkan kesepakatan yang telah terjalin antara Google dengan Indonesia. Dikutip dari halaman blog resmi Google Asia Pacific, melaui CEO Google Sundar Pichai berjanji akan membantu melatih 100 ribu developer aplikasi mobile di Indonesia hingga tahun 2020 mendatang. Program ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Presiden Jokowi ke Silicon Valley. Untuk mencapai jumlah 100 ribu pengembang, maka Google bermitra dengan perguruan tinggi untuk dapat menerapkan kurikulum satu semester tentang cara pengembangan aplikasi Android berkualitas tinggi. Kegiatan kurikulum perguruan tinggi tersebut diawali dengan kegiatan Faculty Training bagi pengajar Pemrograman Mobile di Perguruan Tinggi. Google juga menerjemahkan materi kursus dari Udacity ke dalam Bahasa Indonesia supaya dapat lebih menjangkau siapa pun yang mau belajar membuat aplikasi dan dapat diakses gratis dengan perangkat apa saja. Selain itu, Google juga melakukan berbagai kegiatan komunitas belajar, event-event di berbagai kota, academy dan memperpanjang sesi belajar komunitas. Saat ini, Google Developers juga membuat program Google Developer Student Clubs (DSC).

?
?

Fadhli Al Mutawakkil, mahasiswa aktif semester 8 program studi Teknik Informatika STT STIKMA Internasional berhasil terpilih sebagai leader dari Google Developer Student Clubs (DSC Leader) untuk chapter STT STIKMA Internasional. Hal ini diperoleh berdasarkan surat resmi dari Google Asia Pacific, yang ditanda tangani oleh Erica Hanson sebagai Developer Student Clubs Indonesia Program Lead, Developer Relations Google, Inc. Selain itu, Fadhli juga diundang untuk dapat menghadiri kegiatan Developer Student Clubs (DSC) Leader Summit 2018 yang akan diselenggarakan di Denpasar, Bali pada 3-4 Maret 2018. Menurut cerita dari Fadhli, dari pendaftar sekitar 500 kampus dan bisa yang diterima hanya 60 orang termasuk dirinya, adalah suatu kebanggan yang luar biasa baginya. Hal ini tentu saja menjadi kebanggan bagi kampus STT STIKMA Internasional. Dengan adanya DSC akan ada banyak event-event tentang mobile dan web developer, sehingga dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa.

Proses pendaftaran kegiatan tersebut , berdasarkan grup internal kampus yang selalu memberikan informasi-informasi bermanfaat bagi seluruh mahasiswa STT STIKMA Internasional. Dari informasi tersebut, Fadhli sangat antusias dan kemudian mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan untuk mengikuti kegiatan tersebut. Berdasarkan keteranganya langkah awal yang dilakukan Fadhli adalah membuat video profil 30 detik berbahasa Inggris tentang dirinya , dan surat rekomendasi dari dari Fasilitator Indonesia Android Kejar (IAK) oleh Ahmad Jufri, S.Kom., M.T. yang kebetulan adalah dosen di STT STIKMA Internasional, mengisi form data diri melalui google form, kemudian interview dengan bahasa Inggris oleh Mbak Erika dari Singapore.

Aktifitas Fadhli selama mengikuti DSC adalah mengikuti serangkaian materi selama dua hari mulai dari pukul 07.30 sampai dengan 17.00 WITA yang diselingi dengan coffe break dan sesi foto bersama serta sharing tentang Google. Selain aktif di kegiatan DSC ini, selama di Bali Mahasiswa Stikma yang hobi coding program ini selalu menyempatkan diri untuk menimba ilmu dari pemateri yang berasal dari luar negeri. Dia berusaha menggali informasi mengenai penyelenggaraan workshop dengan dana terbatas namun bisa sukses dan menghasilkan income yang lebih.

Kesan selama mengikuti DSC menurut Fadhli adalah selama materi bahasa yang digunakan adalah bahasa inggris, pematerinya humble, pelajaran yang diberikan mudah diterima, contoh studi kasus ada dalam kehidupan sehari-hari diselingi dengan humor, dan termotivasi bertemu dengan orang-orang hebat. Selain itu, dia menjadi mengenal teman-teman dari perguruan tinggi lainnya terutama dari Malang.

Harapan Fadhli ke depan bagaimana mengajak teman-teman termotivasi untuk mengikuti kegiatan-kegiatan sejenis. Bagaimana kampus ini bisa benar-benar untuk menjadi kampus IT dan Teknologi yang menjadi rujukkan bagi dunia Internasional. Bukan hal yang tidak mungkin. Aminnnnn……(pen-Gear)

TQH_4868 TQH_3744-90 QHP_3494-13 TQH_4162

RESIK-RESIK ORMAWA (Organisasi Mahasiswa)

RESIK-RESIK ORMAWA (Organisasi Mahasiswa)

kerja Bakti

Kegiatan resik-resik Ormawa oleh bagian Kemahasiswaan, beserta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di STT STIKMA Internasional berlangsung penuh kekluargaan dan gotong royong (03/02). Kegiatan yang diagendakan setiap Sabtu di awal bulan ini pada tahun 2018 baru dapat terlaksana pada bulan Pebruari.

Pada hari Sabtu kemarin, kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.30 WIB. sampai dengan 11.00 WIB. Semua elemen terlibat dalam kegiatan tersebut. Mulai dari mahasiswa sampai dengan dosen dan karyawan. Kegiatan ini adalah kegiatan yang tercetus dalam musyawarah rutin yang berlangsung setiap Jum’at dengan tajuk “Spirit Jum’at”.

Semua elemen antusias dengan kegiatan ini sebagai wujud cinta terhadap kampus dan untuk meningkatkan jalinan silaturahmi. Kegiatan ini juga sebagai wujud pengembangan Kebersihan adalah sebagaian dari Iman yang bersinergi dalam upaya kampus mewujudkan nilai-nilai yang baik dalam kehidupan.

Sambil bersih-bersih mahasiswa dapat mengobrol dengan dosen dan karyawan secara santai. Dengan kerja bersama-sama pekerjaan menjadi lebih cepat dan tidak terasa melelahkan. Ada juga terseleip pembicaraan mengenai anak muda jaman sekarang yang mulai meninggalkan permainan tradisional seperti petak umpet, gobak sodor, kasti, patil lele, kelereng, betengen, dll. Anak muda jaman sekarang lebih banyak yang bermain dengan HP mereka masing-masing.

Harapan semua elemen STIKMA, semoga dengan diadakan rutin kegiatan resik-resik Ormawa maka Kampus menjadi lebih nyaman, tercipta kekeluargaan yang lebih erat lagi dan permainan tradisional dapat diselipkan dalam acara kegiatan di kampus.(pen-Gear)

Waqaf Al-Qur’an oleh Yayasan “Waqaf Al-Qur’an” Suara Hidayatullah

Waqaf Al-Qur’an oleh Yayasan “Waqaf Al-Qur’an” Suara Hidayatullah

Alhamdulillah, pada pagi hari ini pukul 10.00 WIB., Senin 15 Januari 2018 STT STIKMA Internasional menerima tamu dari Yayasan Waqaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah. Kedatangan Yayasan Waqaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah pada hari ini adalah untuk memberikan bantuan sebanyak 60 Al-Qur’an kepada STT STIKMA Internasional. Pemberian Waqaf Al-Qur’an ini sejalan dengan keinginan kampus dalam menghidupkan nilai-nilai Islam yang dimulai dari mengawali setiap kegiatan dengan membaca Al-Qur’an.

Pada acara tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muhammad, mahasiswa STT STIKMA Internasional, kemudian sambutan oleh Bapak Nanang Noerpatria, M.Pd. ketua STT STIKMA Internasional. Dalam sambutan Ketua STT STIKMA Internasional berpesan kepada seluruh mahasiswa, dosen, karyawan dan seluruh elemen di STT STIKMA Internasional yang beragama muslim untuk bersama-sama menghidupkan Al-Qur’an di lingkungan kampus. Acara selanjutnya adalah sambutan dari perwakilan Yayasan Waqaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah, dalam sambutanya beliau menyampaikan bahwa Al-Qur’an yang di berikan adalah sumbangan dari para Waqif Al-Qur’an pembaca setia Majalah Suara Hidayatullah. Beliau berpesan agar apa yang diberikan dapat bermanfaat dan dibaca oleh semua warga STT STIKMA serta dapat menghidupkan Al-Qur’an di Kampus. Menginjak acara selanjutnya adalah simbolis pemberian Al-Qur’an dari Yayasan Waqaf Al-Qur’an Suara Hidayatullah kepada STT STIKMA Internasional yang diwakili oleh Ketua STT STIKMA Internasional dilanjutkan dengan penutup. (pen-Gear)


Waqaf alquran pada STIKMA

Waqaf alquran pada STIKMA 02

Build Your Startup Now

Build Your Startup Now

Dalam rangka mendukung program Kemenristek DIKTI mencetak 600 Startup di tahun 2017 dan 800 Startup di tahun 2018. APTIKOM Wilayah 7 Jawa Timur mengadakan Roadshow Startup Talk and Workshop dengan tema “Build Your Startup Now”. Tujuan dari kegiatan ini salah satunya yaitu memotivasi mahasiswa untuk menjadi wirausahawan bidang teknologi informasi mengingat jumlah pengusaha berbasis teknologi pada tahun 2016 baru mencapai 0,67% dari jumlah pengusaha mikro yang mencapai 2,47% dari jumlah keseluruhan wirausahawan di Indonesia.

Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 20 November 2017 sampai 30 November 2017. STT STIKMA Internasional sebagai salah satu perguruan tinggi yang berfokus pada bidang TIK di Jawa Timur tidak ketinggalan ikut menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Dalam kegiatan Roadshow yang diadakan di STT STIKMA Internasional hari Rabu tanggal 29 November 2017 pukul 18.15 – 21.30 WIB yang diisi oleh 3 pemateri, yaitu James F. Tomashauw dari Futurepreneur serta tim dari “Nyank Pasar”. Walaupun kegiatan ini diadakan pada malam hari tetapi para pemateri dan peserta (mahasiswa STIKMA dan beberapa siswa SMK yang diundang) tetap semangat mengikuti kegiatan sampai dengan selesai. Dari kegiatan ini diharapkan para peserta memiliki gambaran dan motivasi dalam membangun sebuah Startup berbasis Teknologi Informasi.